Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Erupsi Gunung Sinabanggang Pengaruhi Operasional Bandara Kualanamu dan Rute Penerbangan Terkait

Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyebabkan penutupan operasional sementara Bandara Internasional Kualanamu (KNO) pada Senin 31 Agustus hengan Selasa 1 September 2026. Pengelolaan bandara menonaktifkan operasional selama dua jam, dari pukul 10.45 hingga 12.45 WIB, sebagai langkah antisipasi keselamatan penerbangan akibat aktivitas erupsi yang meningkatkan aktivitasnya. Pihak PT Angkasa Pura Aviasi menyampaikan bahwa 21 penerbangan dibatalkan dengan dampak abu vulkanik mencapai 3.500 meter di atas puncak. AirNav Indonesia memerintahkan penutupan bandara tersebut. PVMBG juga naikkan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga).

Dampak erupsi juga menyentuh penerbangan antara Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dan Kualanamu. Dari 41 pergerakan penerbangan (20 kedatangan, 21 keberangkatan) dengan estimasi 5.350 penumpang, 15 penerbangan dibatalkan dan 14 mengalami keterlambutan karena force majeure. Abu vulkanik berpotensi menyebar ke jalur penerbangan, menurunkan jarak pandang pilot dan berisiko merusak mesin pesawat. Lion Group menegaskan tidak akan memaksakan pesawat melintasi kawasan terpapar abu.

Manajemen bandara terus berkoordinasi dengan maskapai untuk memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada penumpang. Calon penumpang diminta memastikan kembali status dan jadwal penerbangan kepada maskapai sebelum menuju bandara. Pengelola juga mengucapkan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul.

Menurut tiap media