Eskalasi Konflik Houthi dan Arab Saudi: Serangan Udara dan Seruan Jihad
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
Kelompok Houthi Yaman meluncurkan serangan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone ke wilayah Arab Saudi. Pada 24 September 2024, Houthi mengklaim menyerang fasilitas di Riyadh dan Aramco di Yanbu sebagai balasan atas serangan bandara Sanaa pada Juli. Sementara itu, pada Sabtu (26/9), pertahanan udara Arab Saudi mengklaim berhasil mencegat dua drone yang mengarah ke Riyadh dan satu rudal yang menargetkan pangkalan udara di Khamis Mushait. Houthi menyebut operasi terakhir sebagai latihan untuk eskalasi skala penuh.
Menanggapi peningkatan kekerasan dan penguasaan Houthi atas wilayah pesisir Selat Bab al-Mandab, Grand Mufti Arab Saudi, Sheikh Saleh bin Fawzan Al-Fawzan, mengeluarkan seruan langka kepada tentara kerajaan untuk siap mengorbankan nyawa dan berjihad melawan Houthi guna membela negara serta memulihkan otoritas pemerintah Yaman. Terdapat perbedaan data waktu konflik; satu sumber menyebutkan konflik memuncak sejak September 2026 setelah 12 tahun perang, sementara sumber lain menyebutkan ketegangan kembali meningkat sejak Juli lalu.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Houthi klaim serang Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu
25 September 2026 pukul 09.57 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Langka, Grand Mufti Minta Tentara Arab Saudi Siap Korbankan Nyawa untuk Melawan Houthi
25 September 2026 pukul 10.18 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Kiai Besar Arab Saudi Serukan Jihad Bawa Ayat Al-Quran, Ada Apa?
25 September 2026 pukul 17.10 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Arab Saudi Cegat 2 Drone Houthi Terdeteksi Mengudara ke Riyadh
26 September 2026 pukul 09.40 · Baca aslinya ↗
kumparan
Arab Saudi Klaim Cegat dan Hancurkan 2 Drone Houthi yang Mengarah ke Riyadh
26 September 2026 pukul 10.02 · Baca aslinya ↗