Film sebagai Media Literasi Digital untuk Melawan Judol dan Pinjol Ilegal
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria menyatakan film dapat menjadi media literasi digital yang efektif untuk membuka masyarakat terhadap bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Ia apresiasi film 'Menang untuk Kalah' yang mengangkat isu pinjol ilegal melalui kisah keluarga terdampak. Film tersebut menggambarkan eksploitasi data pribadi, profiling, dan tekanan berupa bunga tinggi yang menyebar dampak pada korban, keluarga, teman, dan lingkungan sosial. Nezar menekankan bahwa korban pinjol tidak selalu untuk kebutuhan konsumtif, melainkan karena kondisi ekonomi darurat. Film 'Menang untuk Kalah' dijadwalkan tayang di bioskop pada 14 November 2026, dibintangi Surya Saputra dan Lulu Tobing, dengan penulis naskah Jujur Prananto dan sutradara Hasto Broto.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Wamenkomdigi Nezar: Film Bisa Jadi Senjata Melawan Judol dan Pinjol
2 September 2026 pukul 13.00 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Nezar sebut film bisa buka mata publik atas bahaya judol & pinjol
2 September 2026 pukul 13.36 · Baca aslinya ↗