Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Polisi dan BNPB Gencarkan Penanganan Galodo Solok, Buka Jalan dan Prioritaskan Pencarian Korban

Bencana galodo dan tanah longsor di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin malam (21/9/2026) menyebabkan sejumlah warga terdampak dan sekurang-kurangnya satu orang belum ditemukan. Polri menggerakkan sekitar 300 personel Satbrimob Polda Sumbar beserta satu kompi Dit Samapta untuk membuka jalur Solok-Padang yang tertutup material longsor, membersihkan endapan lumpur dan bebatuan, serta melakukan pencarian bersama masyarakat, TNI, dan tim SAR. Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan. Di sisi lain, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan pencarian satu korban yang masih belum ditemukan sebagai prioritas utama, dengan melibatkan tim gabungan BPBD, TRC, TNI-Polri, perangkat nagari, dan unsur terkait dalam operasi pencarian, evakuasi, asesmen, dan pendataan dampak.

Pembersihan material lumpur, batu, dan sisa banjir dilakukan di jalan, kawasan perkantoran, permukiman, dan fasilitas umum. Jembatan di jalan utama Arosuka kembali dapat dilalui secara bergantian setelah dibersihkan. Perbaikan jaringan kelistrikan yang terputus sedang dilakukan oleh PLN, sementara normalisasi aliran sungai dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Penanganan dilakukan secara bertahap dan melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, tim SAR, TNI, dan masyarakat.

Polres Solok juga menggelar trauma healing bagi anak-anak dan warga terdampak di pengungsian, dengan kegiatan bermain, bernyanyi, dan motivasi untuk mengurangi kecemasan. BNPB bersama pemerintah daerah akan terus memperkuat penanganan darurat.

Menurut tiap media