Gempa 7,7 SR di NTT Tewaskan 38–51 Orang, Operasi SAR Perluas Pencarian
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, NTT pada Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA. Episenter dilaporkan di wilayah Mbay dan Pulau Flores. Korban jiwa berbeda di setiap laporan: data awal SAR Maumere mencatat 40 meninggal, lalu diperbarui menjadi 48, sementara kumparan merilis angka 51 korban tewas. Jumlah luka juga bervariasi antara 50 hingga 112 orang, dengan satu orang masih tertimbun. Kerusakan mencakup 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, dan 87 fasilitas umum termasuk 18 fasilitas kesehatan. Di Desa Liang Deruk, Manggarai Timur, seorang ibu dan dua bayinya ditemukan meninggal dalam posisi berpelukan di bawah reruntuhan. Tim SAR gabungan TNI, Polri, BPBD, dan PMI mengerahkan sekitar 281 personel, dengan tambahan hingga 3.500 personel dan 27 ton logistik. Akses jalan darat yang sempat tertutup longsor di wilayah Reo telah dibuka, mempercepat evakuasi dan pendistribusian bantuan pangan dari Bulog. Operasi pencarian masih berlangsung dengan fokus pada daerah paling terdampak di Manggarai dan Manggarai Timur.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Update Data Gempa NTT SAR Maumere: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas
15 Agustus 2026 pukul 19.53 · Baca aslinya ↗
Update Gempa NTT: Akses Jalan Darat Dibuka, Korban Tewas 48 Orang
16 Agustus 2026 pukul 09.53 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Update Gempa NTT: 48 Meninggal Dunia, Tim SAR Perluas Pencarian
16 Agustus 2026 pukul 11.56 · Baca aslinya ↗
kumparan
Pilu Ibu dan Bayi Meninggal Berpelukan Tertimbun Reruntuhan saat Gempa 7,7 M NTT
16 Agustus 2026 pukul 14.06 · Baca aslinya ↗