Gempa Magnitudo 7,7 di NTT dan Dampak Tsunami
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Gempa bumi tektonik dangkal magnitudo 7,7 mengguncang wilayah utara Pulau Flores, tepatnya 30 km timur laut Mbay, Nagekeo, NTT pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Peristiwa ini memicu peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. BNPB mencatat jumlah gempa susulan yang berbeda berdasarkan waktu pendataan: 731 kali hingga Minggu pukul 08.13 WITA dengan yang terbesar M6,2, meningkat menjadi 995 kali hingga Minggu pukul 15.00 WIB dengan 46 kali terasa.
Kenaikan muka air laut terpantau di beberapa wilayah. SINDOnews melaporkan tsunami setinggi 1,61 meter di Reo, Manggarai, serta 0,94 meter di Maurole, Ende. Namun, kumparan menyebutkan ketinggian maksimal tsunami adalah 0,94 meter di sejumlah wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Selain itu, terdapat perbedaan data korban jiwa, di mana Basarnas melaporkan 51 orang meninggal dan 64 luka, sementara data lain menyebutkan 53 orang meninggal dunia.
Pada hari yang sama, Indonesia juga diguncang dua gempa lain yang tidak berpotensi tsunami, yakni magnitudo 6,4 di Simalungun, Sumatra Utara pukul 17.54 WIB, dan magnitudo lebih dari 6,2 di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WIB.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Tsunami 1,61 Meter Terjang Pesisir Reo Manggarai Usai Gempa NTT M7,7
15 Agustus 2026 pukul 18.20 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Indonesia Diguncang 3 Gempa Dalam Sehari
16 Agustus 2026 pukul 10.40 · Baca aslinya ↗
kumparan
BNPB: Gempa Susulan Usai 7,7 M di NTT Capai 731 Kali, Terbesar 6,2 M
16 Agustus 2026 pukul 14.46 · Baca aslinya ↗
Usai Gempa 7,7 Magnitudo, BNPB Catat 995 Gempa Susulan Terjadi di NTT: 46 Terasa
16 Agustus 2026 pukul 18.48 · Baca aslinya ↗