Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Gempa Bumi Magnitudo 6,4 di Simalungun, Sumatera Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi tektonik magnitudo 6,4 terjadi pada Sabtu pukul 17.54 WIB di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Episenter berada pada koordinat 2,91° LU dan 98,93° BT, tepatnya 11 km tenggara Simalungun. Kedalaman gempa dilaporkan berbeda antara sumber: 168 km (VOI, Media Indonesia) maupun 163 km (CNN Indonesia). Gempa ini dikategorikan sebagai gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme sesar, namun terdapat perbedaan pendapat mengenai jenis sesar: VOI menyebut sesar geser turun, sedangkan Media Indonesia menyebut sesar geser turun atau oblique normal fault. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Guncangan terasa dengan intensitas V MMI di Kota Tebingtinggi, Kabanjahe, dan Limapuluh, serta intensitas IV MMI di wilayah Simalungun, Pematangsiantar, Pangururan, hingga Kota Medan. CNN Indonesia melaporkan guncangan terasa selama sekitar 30 detik di Medan dan Kabupaten Pakpak Bharat, serta 10 detik di Kabupaten Tapanuli Tengah. Media Indonesia menyebut guncangan dirasakan hampir oleh semua penduduk sehingga membuat banyak orang terbangun. Hingga pukul 18.16 WIB, belum tercatat gempa susulan (aftershock).

Tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan. BPBD Provinsi Sumatera Utara dan BMKG terus memonitor aktivitas lanjutan serta mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Menurut tiap media