Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa Magnitudo 7,7 di Manggarai-Flores: NHM Kirim Tim Darurat, Prabowo Salurkan Rp 200 Miliar

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, memicu berbagai aksi penanganan. PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengirimkan Tim Emergency Response Team (ERT) pada 20 Agustus 2026, yang dipimpin oleh Zakaria Barham dan didampingi oleh rescuer Aristo Elly serta paramedis Elia Samue Paliaky. Tim ini membawa perlengkapan rescue dan obat-obatan, serta bekerja sama dengan ESDM Siaga Bencana untuk memetakan kerusakan, menyalurkan obat ke posko medis, memberikan dukungan psikososial, dan melakukan edukasi keselamatan. Operasi tim ERT berakhir pada 26 Agustus 2026, menghadapi kendala seperti akses jalan, komunikasi, dan cuaca.

Presiden Prabowo Subianto menyambangi Pulau Flores, khusumnya di Nagekeo pada 26 Agustus 2026, untuk memastikan penanganan bencana berjalan lancar. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang kehilangan anggota dan menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mengirimkan bantuan serta tidak membiarkan masyarakat terdampak sendirian. Kunjungan ini dilakukan bersama sejumlah pejabat pemerintah, termasuk menteri, pimpinan TNI-Polri, kepala daerah, dan unsur penanganan bencana.

Sehari sebelumnya, Prabowo juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 200 miliar untuk mendukung penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur. Dari jumlah tersebut, Rp 40 miliar diterima Pemerintah Provinsi NTT, sementara sisanya sebesar Rp 20 miliar masing-masing dialokasikan untuk delapan kabupaten terdampak di Pulau Flores, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur. Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto memastikan seluruh bantuan telah diterima pemerintah daerah dan menegaskan bahwa dana tersebut wajib digunakan khusus untuk penanggulangan bencana.

Menurut tiap media