Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT: BNPB dan Pemprov Tetapkan Status Tanggap Darurat
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo dengan kedalaman 15 kilometer mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus. Hingga Senin (17/8), BNPB mencatat 68 orang meninggal dunia dan 213 orang luka-luka. Korban jiwa terbanyak berada di Kabupaten Manggarai (26 jiwa) dan Manggarai Timur (24 jiwa), sementara sisanya tersebar di Nagekeo, Sikka, Ende, Manggarai Barat, dan Ngada.
Tim gabungan pemerintah pusat dan daerah dikerahkan ke tujuh kabupaten/kota terdampak untuk fokus pada pencarian korban serta pemenuhan kebutuhan logistik. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Saat ini, proses evakuasi, perawatan medis, dan pendataan kerusakan rumah warga masih berlangsung.
Terdapat perbedaan target durasi tanggap darurat antara dua sumber. BNPB menargetkan fase tanggap darurat selesai dalam 2-3 pekan, namun target tersebut dapat berubah sesuai kondisi lapangan. Sementara itu, Pemerintah Provinsi NTT menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, terhitung dari 15 hingga 28 Agustus 2026.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
BNPB: Fase Tanggap Darurat Gempa NTT Ditargetkan Selesai 2-3 Pekan
16 Agustus 2026 pukul 19.14 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Update Jumlah Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka
17 Agustus 2026 pukul 17.39 · Baca aslinya ↗