Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa NTT 7,7 SR: 91-100 Tewas, 161-180 Ribu Mengungsi, Bantuan dari Pemerintah dan PAN

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncak Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan dan pengungsian massal. Menurut laporan Warta Ekonomi, tercatat 91 orang meninggal dunia, 1.286 orang luka, dan 161.084 orang mengungsi. Sementara itu, CNN Indonesia yang mengutip BNPB per Senin (24/8) melaporkan angka yang lebih tinggi, yakni 100 orang meninggal, 1.603 orang luka, dan 180.327 orang mengungsi.

Untuk membantu korban, Ketua Umum PAN dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memerintahkan seluruh kader PAN yang menjabat sebagai anggota DPR, DPRD, hingga menteri untuk memotong gaji satu bulan. Dana hasil potongan tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di NTT. Zulhas juga mengungkapkan telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana tiga hari sebelumnya, sekaligus menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, dan uang. Kebijakan ini disampaikan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-28 PAN di Jakarta.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto terbang ke NTT untuk menilai kondisi korban gempa. Kunjungan ini dilakukan pada Rabu (26/8) untuk memastikan penanganan bencana dan kebutuhan warga. Sejak 15 hingga 24 Agustus 2026, telah disalurkan bantuan berupa 204,22 ton sembako, 27,71 ton makanan siap saji, 10,29 ton air mineral, obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, dan dua set rumah sakit lapangan. Kapal Perang KRI Soeharso-990 dan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga juga difungsikan sebagai fasilitas kesehatan tanggap bencana.

Menurut tiap media