Gempa NTT: Gadis 15 Tahun Diduga Diperkosa, Pemerintah Pastikan Pendampingan dan Penyelidikan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Seorang gadis berusia 15 tahun yang mengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga menjadi korban pemerkosaan. Kasus ini menimbulkan respons dari pemerintah pusat dan daerah. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan bahwa pelaku sudah diproses hukum dan korban sedang didampingi oleh Pemerintah Kabupaten Sikka serta aktivis perempuan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan bahwa korban telah mendapatkan pendampingan dari Kementerian PPPA dan pihak terkait.
Kementerian PPPA bersama BNPB, Kemensos, dan Kemenko PMK sedang mendata pengungsi untuk menyediakan tenda khusus bagi perempuan dan anak. Beberapa tenda masih bercampur karena proses pendataan belum selesai. Menurut Detik.com, Gubernur NTT memastikan pelaku sudah diproses hukum, sementara Kumparan melaporkan bahwa kasus masih dalam penyelidikan dan belum ada penangkapan pelaku. Perbedaan ini mengindikasikan status penanganan hukum yang belum sepenuhnya selesai.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Fakta Terkini Kasus Pemerkosaan Gadis Korban Gempa di Sikka
6 September 2026 pukul 21.26 · Baca aslinya ↗
kumparan
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Menteri PPPA Minta Korban Didampingi
7 September 2026 pukul 10.50 · Baca aslinya ↗