Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Catat 995-235 Kali dalam Beberapa Hari
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama magnitudo 7,7. CNBC Indonesia melaporkan 235 gempa susulan dengan magnitudo 2,5 hingga 6,2 hingga Sabtu (15/8) pukul 14.00 WIB, sementara Liputan6.com mencatat 995 gempa susulan hingga Minggu (16/8) pukul 15.00 WIB. Dari jumlah tersebut, BNPB memastikan bahwa hanya 46 gempa atau kurang dari sepuluh persen yang dirasakan langsung oleh warga. Salah satu gempa susulan tercatat bermagnitudo 5,6 pada Minggu pukul 17.14 WIB, dengan pusat di 7,93 LS dan 120,65 BT, sekitar 78 km timur laut Ruteng-Manggarai, kedalaman 10 km, dan tidak berpotensi tsunami. Sebelumnya, gempa susulan magnitudo 5,2 juga tercatat pada pukul 06.12 WIB di lokasi serupa.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyatakan bahwa frekuensi gempa susulan belum memasuki fase peluruhan berdasarkan pemantauan grafik per jam. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini normal untuk rangkaian gempa besar, dan berdasarkan pengalaman gempa Maluku Utara, proses peluruhan biasanya memakan waktu dua hingga tiga minggu. BMKG meminta masyarakat NTT tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
Di samping itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk proaktif memeriksa kondisi kelayakan struktur rumah setelah gempa. Warga diminta segera melaporkan setiap kerusakan kepada RT, RW, atau kantor BPBD setempat. Data laporan warga akan diverifikasi secara teknis sebagai dasar pemenuhan hak bantuan serta perencanaan tahapan pemulihan dan rekonstruksi permukiman.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
NTT Kembali Diguncang Gempa Susulan M5,6, Tak Picu Tsunami
16 Agustus 2026 pukul 17.42 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
995 Gempa Susulan Guncang NTT, Tak Semua Dirasakan Warga
16 Agustus 2026 pukul 18.31 · Baca aslinya ↗