Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Google Umumkan Gemini 4 Argon, Model AI Fokus Keamanan dan Pengkodean

Google mengumumkan Gemini 4 Argon sebagai model AI terbaru dengan fokus pada pengodean, keamanan siber, dan tugas profesional kompleks. Menurut JawaPos, peluncuran dilakukan pada 30 September 2026, sementara CNN Indonesia tidak menyebutkan tanggal rilis. Argon diklaim mencatat rekor dalam rekayasa perangkat lunak dunia nyata dan memimpin tolok ukur kemampuan AI dalam pekerjaan profesional seperti keuangan dan hukum. Model ini mampu menangani tugas panjang dengan banyak tahapan dan telah digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan memori di pusat data Google serta penelitian komputasi kuantum.

Dalam hal performa, CNN Indonesia melaporkan bahwa Argon dianggap setara dengan Astra (OpenAI) dan Opus (Anthropic) pada benchmark pemrograman dan keamanan siber, namun uji coba menunjukkan Argon unggul di beberapa metrik namun tertinggal pada dua dari empat indikator pemrograman. Sebaliknya, JawaPos menyatakan bahwa Argon berbagi posisi teratas dalam pengujian keamanan siber dan memimpin tolok ukur kemampuan AI dalam pekerjaan profesional. Kedua sumber tidak jelas apakah ini perbedaan interpretasi atau metodologi pengujian yang berbeda.

Akses ke Argon dibatasi awalnya hanya untuk mitra keamanan siber tepercaya dan pemerintah AS untuk evaluasi keselamatan, mengingat kemampuan menemukan kerentanan perangkat lunak yang berpotensi disalahgunakan. Google belum memberi tanggal rilis publik, dengan fokus pada kolaborasi mitra keamanan siber sebelum peluncuran luas. Paralel dengan penundaan ini, DeepMind mengalami perubahan kepemimpinan, termasuk pengunduran diri CEO Demis Hassabis, yang menegaskan ketidakpastian internal Google dalam persaingan AI.

Menurut tiap media