Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Gubernur Pramono Anung Tekankan Kesiapsiagaan Bencana dan Risiko Kebakaran di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperingatkan peningkatan risiko kebakaran di wilayah padat penduduk, seperti Tambora dan Cakung, akibat fenomena El Nino yang berkepanjangan. Faktor pemicu utama meliputi puntung rokok, korsleting listrik, sampah, serta suhu tinggi. Sebagai langkah mitigasi, Pemprov DKI melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendorong hujan, dengan harapan turun pada awal Oktober. Pramono juga meminta pemeriksaan kembali fungsi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tingkat RW.

Dalam Rakorda Kebencanaan 2026, Pramono melaporkan bahwa 34 kebakaran berhasil dicegah sepanjang September 2026 berkat komunikasi efektif antara masyarakat dan petugas. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara perangkat daerah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, dan masyarakat. Selain kebakaran, penanganan bencana mencakup koordinasi pembebasan lahan 13 sungai utama untuk antisipasi banjir serta pemulihan menyeluruh melalui berbagai dinas terkait. Hal ini dilakukan guna memperkuat kesiapsiagaan Jakarta sebagai kota global yang berada di Kawasan Ring of Fire.

Menurut tiap media