Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level III Setelah Erupsi Berakhir

Badan Geologi mencatat erupsi Gunung Anak Krakatau yang dimulai 4 September 2026 pukul 23.07 WIB berakhir 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. CNN Indonesia melaporkan tiga kali erupsi strombolian selama periode 6-7 September, sementara JawaPos mencatat tiga kali erupsi strombolian berwarna kolam hitam yang sama. SINDOnews menyatakan erupsi berakhir pada Minggu 6 September. Setelah berakhirnya erupsi menerus, aktivitas vulkanik tetap tinggi dengan tingkat gempa yang bervariasi. CNN Indonesia mencatat 6 kali gempa erupsi, 1 gempa hembusan, 50 gempa low frequency, 77 gempa hybrid, tremor menerus, 1 gempa vulkanik dangkal, dan 1 gempa vulkanik dalam pada 8-9 September. JawaPos melaporkan data yang berbeda untuk periode 6-7 September: 9 gempa hembusan, 93 gempa low frequency, 98 gempa hybrid, 4 tremor menerus, dan 1 gempa vulkanik dangkah. Perbedaan ini mencerminkan periode pemantauan yang berbeda antar laporan. Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga) dengan potensi bahaya lontaran batu pijar, hujan abu, dan aliran lava. Masyarakat dilarang memasuki radius 3 km dari pusat aktivitas dan disarankan meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya vulkanik. Bagi warga yang terdampak abu, penggunaan masker dan pengurangan aktivitas di luar rumah disarankan untuk mencegah gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan.

Menurut tiap media