Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Gunung Semeru Erupsi Beberapa Kali dalam Beberapa Hari, Kolom Abu dan Dampak Berbeda

Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi beberapa kali dalam beberapa hari terakhir. Menurut SINDOnews, erupsi pertama terjadi pada Selasa, 15 September 2026 pukul 04.32 WIB dengan kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak, berwarna kelabu, intensitas tebal, condong ke arah barat daya. Letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 2 menit 41 detik, disertai suara gemuruh. Erupsi kedua terjadi pukul 05.27 WIB, menghasilkan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak, berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah timur dan tenggara. PVMBG mencatat kedua erupsi ini dalam laporan resminya.

Sedikitnya, Media Indonesia melaporkan erupsi berikutnya pada Rabu malam, 17 September 2026 pukul 22.18 WIB. Erupsi ini tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 128 detik, disertai dentuman gemuruh yang terdengar oleh warga sekitar. Media Indonesia menyatakan bahwa erupsi ini tidak menimbulkan dampak langsung. Aktivitas vulkanik Semeru saat ini berada pada status Level III (Siaga).

Perbedaan antar laporan muncul pada tanggal, waktu, dan jumlah erupsi. SINDOnews melaporkan dua erupsi pada 15 September, sementara Media Indonesia melaporkan satu erupsi pada 17 September. Amplitudo maksimum juga bervariasi: 23 mm versus 25 mm. Durasi erupsi pertama dilaporkan 2 menit 41 detik (161 detik), sementara erupsi kedua dilaporkan 128 detik. PVMBG tetap memantau aktivitas Gunung Semeru yang berstatus siaga bencana, dan warga sekitar diimbau untuk tidak mendekati area rawan bencana serta mengikuti arahan otoritas terkait.

Menurut tiap media