Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031 dalam Muktamar ke-35
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng dan Ketua PWNU Jawa Timur, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Pemilihan ini dilakukan melalui musyawarah tertutup Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang terdiri dari sembilan ulama, diikuti dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU. Keputusan diumumkan oleh KH Anwar Iskandar, dan seluruh anggota AHWA menandatangani berita acara keputusan tersebut. Mekanisme pemilihan juga diubah sebelumnya, mengalihkan keputusan akhir ke tangan AHWA.
Berbeda dengan JawaPos yang melaporkan Gus Kikin mengantongi 472 suara dan mengalahkan empat kandidat lain, JPNN.com menyatakan bahwa lima calon awalnya dipertimbangkan namun Gus Kikin memperoleh keputusan bulat dari anggota AHWA tanpa menyebutkan jumlah suara secara spesifik. Kedua sumber tidak membenarkan perbedaan dalam jumlah kandidat yang disebutkan.
Latar belakang Gus Kikin dilahirkan di Jombang pada 17 Agustus 1958 dalam lingkungan pesantren yang kental. Ia pendidikan di Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang yang didirikan ayahnya dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Seblak yang didirikan kakeknya. Secara formal, ia menempuh pendidikan di Madrah Ibtita'iyah Parimono (1963-1970), SMP Negeri 1 Jombang (1971-1973), dan SMA Negeri 2 Jombang (1974-1977). Pengangkatannya sebagai Ketum PBNU menandai langkah penting dalam kepemimpinan organisasi yang menampung jutaan anggotanya di Indonesia.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031, Unggul 472 Suara
31 Agustus 2026 pukul 08.15 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Gus Kikin Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Perusahaannya Banyak
31 Agustus 2026 pukul 09.07 · Baca aslinya ↗