Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Haji Isam Incar 62% Saham BYAN dengan Penawaran US$3 Miliar

Haji Isam (Andi Syamsuddin Arsyad) diduga mengajukan tawaran akuisisi sebesar US$3 miliar atau sekitar Rp52,53 triliun hingga Rp52,75 triliun untuk menguasai 62 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong. Penawaran ini hanya sebagian kecil dari nilai pasar perusahaan tambang batu bara tersebut. CNN Indonesia melaporkan nilai penawaran sekitar Rp52,53 triliun, sementara Detik.com menyebutkan angka Rp52,75 triliun. Detik.com juga menambahkan bahwa nilai pasar BYAN diperkirakan mencapai US$26 miliar atau sekitar Rp457,96 triliun, jauh di atas penawaran yang diajukan. Selain itu, Detik.com melaporkan bahwa awalnya harga akuisisi saham ditawarkan sekitar US$4,8 miliar atau Rp84,54 triliun, yang masih jauh di bawah nilai pasar.

Bayan Resources menyatakan belum ada rencana pengambilalihan yang konfirmasi, namun pemegang saham pengendali dapat mempertimbangkan berbagai peluang investasi. Hingga saat ini tidak ada dampak material terhadap operasional maupun kinerja keuangan perusahaan. Low Tuck Kwong, pemilik saham yang bersangkutan, dilaporkan akan menjual sahamnya dengan harga diskon akibat saham yang beredar terbatas dan volume perdagangan yang tipis.

Sektor batu bara termal BYAN menghadapi tekanan jangka panjang akibat transisi ke energi bersih dan kebijakan kuota penambangan pemerintah. Hal ini menjadi konteks penting mengapa penawaran di bawah nilai pasar mungkin dipertimbangkan oleh pihak terkait.

Menurut tiap media