Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Hanura Dukung Penyelesaian RUU Pemilu Sebelum Akhir 2026, Wujudkan Pemilu 2029 Lancar

Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella menyampaikan harapannya agar pembahasan RUU Pemilu selesai sebelum akhir tahun 2026. Menurutnya, menyelesaikan pembahasan secara injury time berisiko menghambat persiapan tahapan Pemilu 2029. Rio menilai masih banyak ruang untuk perbaikan agar proses pembahasan tidak terlalu terburu-buru.

Rio mengusulkan agar DPR, khususnya melalui wakilnya, bertemu lebih cepat dengan seluruh pimpinan partai politik, termasuk yang berada di luar parlemen. Menurutnya, melibatkan partai di luar parlemen sejak dini penting agar pembahasan RUU Pemilu berjalan lebih terbuka dan inklusif. Rio menekankan bahwa masukan dari partai politik di luar parlemen sangat penting agar RUU Pemilu mencerminkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.

Setelah RUU Pemilu disahkan, lanjut Rio, masih perlu dilakukan pembentukan komisioner KPU dan Bawaslu. Jika pembahasan RUU Pemilu masih tertunda hingga injury time, dampaknya akan terasa pada seluruh tahapan Pemilu. Oleh karena itu, Rio berharap DPR dapat menyelesaikan pembahasan RUU Pemilu lebih cepat dan lebih bijaksana. Namun, ia juga menegaskan bahwa Hanura tidak mempermasalahkan kapan RUU Pemilu menjadi UU, dan partai siap mengikuti ketentuan yang disetujui. Dalam kesempatan yang sama, Rio Capella juga memimpin konsolidasi Tim Task Force bersama DPD dan DPC Hanura se-Provinsi Jambi di Hotel BW Luxury, Jambi, pada Jumat, 4 September 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat internal partai menghadapi Pemilu 2029.

Menurut tiap media