Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah dan China Bekukan Ekspor BBM
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Harga minyak dunia mengalami kenaikan kuat pada perdagangan Kamis dan Jumat, 1-2 Oktober 2026, seiring dengan penguatan kehadiran militer Amerika Serikat (AS) di wilayah Timur Tengah. Liputan6.com melaporkan kenaikan 4,4% untuk minyak Brent hingga US$102,31 per barel dan 2,7% untuk West Texas Intermediate (WTI) hingga US$92,87 per barel, setelah AS mengerahkan kapal induk ketiga dan hingga 10.000 personel tambahan ke wilayah tersebut. Kapal induk USS Theodore Roosevelt, USS George H.W. Bush, dan USS George Washington turut terlibat dalam pengerahan ini, yang diperkirakan tiba akhir November. SINDOnews melaporkan kenaikan yang lebih moderat pada Jumat, dengan Brent naik 0,28% ke USD102,60 per barel dan WTI menguat 0,29% ke USD93,14 per barel, sebagai lanjutan dari lonjakan sebelumnya. Faktor geopolitik lain yang memicu ketegangan pasokan termasuk kemungkinan penempatan kapal induk ketiga dan ancaman embargo diesel AS ke Eropa. Selain itu, langkah China yang membekukan ekspor BBM juga berkontribusi pada ketegangan pasokan global. Pasar global kini berada dalam posisi siaga tinggi menunggu perkembangan lebih lanjut terkait konflik militer dan kebijakan energi di berbagai negara.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Harga Minyak Terbang 4% Setelah AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah
2 Oktober 2026 pukul 07.45 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Harga Minyak Dunia Naik Gila-gilaan: China Bekukan Ekspor BBM, Pasukan AS Bergerak
2 Oktober 2026 pukul 08.31 · Baca aslinya ↗