Harga Minyak Dunia Turun pada Jumat Setelah Kenaikan Signifikan Seminggu Terakhir
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Jumat, 11 September 2026, setelah sempat mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan. Harga minyak Brent ditutup turun 2,8% di level US$ 104,61 per barel, sementara harga minyak WTI AS merosot 2,4% dan ditutup di posisi US$ 100,05 per barel. Pada Kamis pekan ini, harga minyak mentah Brent sempat mencapai puncak di kisaran US$ 108 per barel, sementara WTI sempat menyentuh di atas US$ 104.
Penurunan harga ini terjadi setelah media pemerintah Iran menyatakan bahwa Teheran akan bertemu dengan negara-negara Teluk di Oman untuk membahas masalah Selat Hormuz. Langkah diplomatik ini mengindikasikan adanya usaha untuk meredakan ketegangan yang telah meningkat selama sepekan terakhir. Namun, kumparan menyebutkan peningkatan harga lebih dari 8 persen dalam seminggu terakhir, yang diakibatkan oleh serangan terhadap kapal di Selat Hormuz pada Kamis (10/9) dan dugaan serangan terhadap jalur pipa East-West Pipeline di Arab Saudi yang menurunkan produksi ke 6 juta bpd pada Agustus—terendah 3 dekade.
Kontrak berjangka Brent mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 8,7%, sementara kenaikan WTI sepanjang minggu mencapai 9,4%. Penurunan pada hari Jumat mengakhiri tren kenaikan lima hari berturut-turut bagi minyak mentah Brent dan delapan hari berturut-turut bagi WTI.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Top 3: Harga Minyak Dunia Tergelincir
13 September 2026 pukul 08.00 · Baca aslinya ↗
kumparan
Sepekan Terakhir, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 8 Persen
14 September 2026 pukul 08.30 · Baca aslinya ↗