Herman Deru Ajak Warga Sumsel Hadapi Kemarau dan Karhutla dengan Gotong Royong
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta masyarakat tetap waspada dan kompak menghadapi musim kemarau 2026 yang dipengaruhi fenomena El Nino, sekaligus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mengapresiasi partisipasi TNI, Polri, dan masyarakat dalam kegiatan pencegahan dan respons bencana. Menurut Detik.com, hingga Oktober 2026 tercatat 1.950 hektar lahan terpapar kebakaran, dengan 199 hektar masih dalam keadaatan aktif. Herman juga mengajak seluruh warga melaksanakan salat Istisqa bersama sebagai bentuk doa dan ikhtiar memohon curah hujan yang diperlukan. Ia menekankan pentingnya doa, gotong royong, dan kerja sama seluruh pihak tanpa menyalahkan sesama dalam menghadapi kondisi ini. JPNN.com melaporkan bahwa kondisi kemarau ditandai dengan fluktuasi ISPU akibat kebakaran hutan dan lahan, sementara pemerintah bersama TNI, Polri, dan masyarakat aktif melakukan pencegahan, penanggulangan, dan rehabilitasi terhadap kerusakan karhutla. Herman Deru menyatakan bahwa cuaca mulai membaik dan mengajak seluruh warga Sumsel untuk tetap bersatu dan sempurnakan salat Istisqa bersama sebagai bagian dari upaya kolektif menghadapi tantangan ini.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Herman Deru Minta Warga Sumsel Kompak Hadapi Kemarau dan Karhutla
25 Agustus 2026 pukul 17.18 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Hadapi Kemarau dan Karhutla, Herman Deru Ajak Warga Sumsel Memperkuat Gotong Royong
26 Agustus 2026 pukul 14.50 · Baca aslinya ↗