Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

IAPE 2026 Bandung: Custom Printing Jadi Sorotan Industri Apparel Akibat Tekanan Global

Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2026 digelar di Bandung Convention Centre dari 2 hingga 5 September 2026, menjadi ajang industri apparel Jawa Barat menyaksikan teknologi produksi pakaian dan menjelajahi peluang bisnis. Pameran ke-11 ini diikuti oleh 20 perusahaan nasional dan lebih dari 40 merek, menampilkan teknologi terkini seperti mesin sablon, DTG, DTF, cutting, digital printing UV, dan sublimasi. Menurut Project Manager Moremedia Indonesia Brian W. Arsaha, permintaan untuk custom printing dan print on demand saat ini tinggi, didorong oleh kebutuhkan komunitas dan penyelenggara kegiatan yang menginginkan pakaian khusus untuk setiap acara. Produksi tidak lagi dilakukan secara massal, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan terbatas.

Tekanan persaingan global, khususnya dari Vietnam dan Bangladesh yang menawarkan biaya produksi lebih kompetitif, mendorong perubahan model bisnis di sektor apparel. Perubahan perilaku konsumen yang menginginkan produk pakaian personal dan sesuai kebutuan, seperti jersey untuk kegiatan olahraga dan komunitas, menjadi pendorong utama pertumbuhan custom printing dan print on demand. Teknologi seperti DTG dan mesin pencetakan langsung ke kain dalam skala besar mulai diminati, membuka peluang bagi usaha printing berbasis wilayah untuk melayani kebutnan lokal.

Meskipun permintaan tetap meningkat, laju pertumbuhan industri printing belum menunjukkan pemulihan yang kuat, dengan pertambahan hanya sekitar 3-4 persen. Ketua KOPI Grafika Usman Batubara menyampaikan bahwa pelaku industri perlu menyesuaikan model bisnis dengan perubahan pasar. IAPE 2026 tidak hanya menampilkan pameran teknologi, tetapi juga live demo, 10 sesi talkshow Apparel Talk dengan 15 narasumber, dan kegiatan business matching. Dukungan pemerintah melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan dianggap penting untuk mengembangkan model usaha ini di tingkat kecamatan.

Menurut tiap media