Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Dibuka Menguat Lalu Ditutup Lesu, Tiga Media Laporkan Angka Berbeda

IHSG dibuka kuat pada Senin (7/9/2026) di level 6.652,09, naik 0,24% atau 15,61 poin, dengan fluktuasi hingga level tertinggi 6.667,75 dan terendah 6.620,52 dalam sesi awal perdagangan. Namun, penutupan berbeda dilaporkan oleh tiga media: CNBC Indonesia mencatat IHSG ditutup melemah 0,12% atau 8,29 poin ke level 6.628,19, sementara Warta Ekonomi melaporkan penurunan lebih dalam sebesar 0,25% atau 16,81 poin ke level 6.619,67. Perbedaan ini mencerminkan variasi dalam rentang penutupan sesi perdagangan yang dilaporkan.

Volume dan nilai transaksi juga menunjukkan ketidakkonsistenan antar-laporan. CNBC Indonesia mencatat volume 23,63 miliar saham dengan nilai Rp8,45 triliun dan frekuensi 1,31 juta kali transaksi, sementara Warta Ekonomi melaporkan volume 35,51 miliar saham, nilai Rp13,67 triliun, dan frekuensi 2,12 juta kali transaksi. Dari 1.023 saham yang diperdagangkan, CNBC mencatat 312 saham menguat, 305 melemah, dan 346 stagnan.

Tekanan pasar didorong oleh saham keuangan besar, dengan BBCA menyumbang penurunan 9,39 poin, BBRI 7,76 poin, dan BMRI 3,47 poin. Di sisi lain, BUMI menjadi penopang terkuat dengan kontribusi 5,47 poin. Secara sektoral, energi naik 1,45% dan kesehatan 1,42%, sementara properti anjlok 1,22% dan keuangan melemah 0,86%. Pasar menantikan data cadangan devisa, keyakinan konsumen, penjualan eceran domestik, serta data global seperti inflasi AS, kebijakan ECB, dan data ekonomi China.

Menurut tiap media