IHSG Melemah di Akhir Pekan, Analis Proyeksikan Volatilitas ke Senin
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
IHSG menutup minggu lalu melemah 0,47% ke level 6.636, dengan variasi penutupan antara 6.636 (CNN) dan 6.636,48 (Detik). Pada perdagangan Senin (7/9), IHSG dibuka naik 0,24% ke 6.652,09 sebelum mengalami koreksi intraday, menyentuh terendah 6.626,92 dan tertinggi 6.662,61. Volume perdagangan Senin mencapai 401,57 juta saham senilai Rp277,41 miliar dengan 231 saham menguat, 108 melemah, dan 351 stagnan. Pada Jumat, volume transaksi dilaporkan berbeda antar media: CNN mencatat 35,79 miliar saham (Rp15,03 triliun), sementara CNN lain melaporkan 48,99 miliar lembar saham.
Aktivitas investor asing juga menunjukkan perbedaana: CNN melaporkan jual bersih Rp29,76 miliar, sementara Detik mencatat Rp317,07 miliar. Mayoritas sektor (8 dari 11) berakhir merah pada Jumat, kecuali sektor Energi yang naik 0,22%. Beberapa analis memproyeksikan koreksi: MNC Sekuritas menyebutkan risiko ke area 6.578-6.626 dengan support 6.561, sementara Binaartha Sekuritas memprediksi koreksi ke SMA-20 dan support 6.496. Indo Premier Sekuritas justru melihat potensi kenaikan ke 6.876 jika melewati resistance 6.705.
Rekomendasi saham bervariasi antar perusahaan sekuritas: MNC Sekuritas menyarankan AMRT, ELSA, SSMS, dan INDY; Binaartha Sekuritas menyebutkan MDKA, MEDC, dan PGEO; sementara CNN menambahkan PTRO dan TINS. Di sisi lain, beberapa saham tunggal menunjukkan performa kuat: NATO naik 24,63%, IMPC 6,76%, dan TINS 8,07%. Pasar asing juga mengalami penurunan dengan Dow Jones di 53.414, S&P 500 7.718, dan Nasdaq 26.506.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
IHSG Diramal Loyo Awali Pekan Ini
7 September 2026 pukul 06.54 · Baca aslinya ↗
Deret Saham Berpotensi Cuan di Pekan Rawan Koreksi
7 September 2026 pukul 07.25 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Rekomendasi Saham Saat IHSG Melemah, Apa Saja?
7 September 2026 pukul 08.31 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
IHSG Naik 0,24% ke Level 6.652 pada Awal Perdagangan, Didorong 231 Saham
7 September 2026 pukul 09.35 · Baca aslinya ↗