IHSG Melemah Menyusul Reshuffle Kabinet Merah Putih
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
IHSG mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (1/10/2026) bertepatan dengan reshuffle Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto. Terdapat perbedaan data penurunan: satu laporan menyebut anjlok 1,02% ke level 6.009,11, laporan lain menyebut penutupan di level 6.009,50 dengan penurunan 1,02%, sementara laporan lainnya mencatat penurunan lebih dalam sebesar 1,61% ke level 5.973,16 yang merupakan terendah dalam dua bulan. Penurunan dipicu pelemahan sektor teknologi, utilities, konsumer kritikal, barang baku, dan konsumer non primer, dengan saham pemberat seperti GOTO, DCII, TLKM, UNTR, AMMN, BBRI, dan BRMS.
Investor asing mencatat penjualan bersih Rp204,30 miliar, dengan GOTO sebagai saham paling banyak dilepas. Data transaksi juga bervariasi, dengan satu laporan mencatat nilai transaksi Rp8,01 triliun dan laporan lain menyebut Rp11,06 triliun. Selain sentimen politik domestik, pasar dipengaruhi data ekonomi AS, manufaktur China, situasi perang global, serta kenaikan indeks PCE AS dan imbal hasil surat utang AS. Di dalam negeri, inflasi September 2026 diperkirakan 3,3% dengan surplus neraca perdagangan Agustus sebesar US$0,6 miliar.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet
1 Oktober 2026 pukul 14.40 · Baca aslinya ↗
IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan
1 Oktober 2026 pukul 15.06 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
IHSG Tersungkur 1%, 450 Saham Merah di Tengah Reshuffle Kabinet
1 Oktober 2026 pukul 16.32 · Baca aslinya ↗