Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Melesat 1,01% ke 6.686, Mayoritas Sektor Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,01% pada Selasa (8/9/2026), berada di zona hijau sepanjang sesi perdagangan. CNBC Indonesia melaporkan IHSG berakhir di level 6.686,44, sementara SINDOnews mencatat level penutupan 6.686 poin. Kedua sumber menyebutkan mayoritas sektor menguat, dengan bahan baku sebagai penguat terbesar (+2,21%) menurut CNBC Indonesia. Volume perdagangan tercatat mencapai 35,06 miliar saham dengan nilai transaksi Rp15,60 triliun menurut CNBC Indonesia, sementara SINDOnews melaporkan 34,9 miliar saham dan nilai transaksi Rp15,5 triliun. Pasar ditunjukkan 388 saham menguat, 253 melemah, dan 322 stagnan.

Indeks terkait LQ45 naik 1,40% ke 665, JII naik 1,81% ke 405, IDX30 naik 1,20% ke 371, dan MNC36 naik 1,27% ke 290, sebagaimana dilaporkan SINDOnews. Mayoritas indeks sektoral berada di zona hijau, termasuk energi, konsumer non siklikal, infrastruktur, keuangan, teknologi, kesehatan, properti, bahan baku, transportasi, dan industri. Namun, SINDOnews mencatat beberapa sektor seperti konsumer siklikal, teknologi, dan kesehatan mengalami pelemahan, yang tidak disebutkan dalam laporan CNBC Indonesia.

Saham-saham penggerak IHSG meliputi BBCA yang menyumbang 11,73 poin, SMMA (7,27 poin), AMMN (7,17 poin), BBRI (4,66 poin), dan MDKA (3,72 poin) menurut CNBC Indonesia. Di sisi lain, BRMS menjadi pemberat terbesar dengan kontribusi negatif 2,37 poin, diikuti BELI (1,44 poin) dan BBNI (1,05 poin). Aksi beli asing sebesar Rp83,37 miliar, dengan BBCA sebagai saham paling dibeli (Rp112,57 miliar), mendukung pasar.

Menurut tiap media