IHSG Kembali Menguat Setelah Koreksi, Didorong Sentimen Global dan Fundamental
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada Rabu (19/8) dengan turun 0,86% ke 6.394,13, kemudian kembali menguat pada Kamis (20/8) 1,68% ke 6.501,59 dan terus naik 0,38%-0,52% pada Jumat (21/8) mencapai 6.526,30-6.535,57. Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh sentimen global terkait konflik AS-Iran serta kenaikan yield US Treasury, sekaligus ekspektasi data ekonomi Indonesia yang positif. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berada dalam skenario terbaik 6.512-6.544 atau terburuk 6.056-6.230, sementara Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menargetkan resistance Fibonacci 6.545 bila IHSG bertahan di atas 6.267. Berbeda dari CNN Indonesia yang hanya menyebutkan rekomendasi saham teknikal, CNBC Indonesia menyatakan investor asing net buy Rp733,69 miliar di pasar reguler pada Kamis serta Rp307,1 miliar pada Jumat, menambah nilai transaksi harian. Selain itu, BEI berencana menurunkan batas harga minimum efek dari Rp50 ke Rp1 mulai 7 September 2026, dan BBRI menjadi kontributor terbesar IHSG pada sesi pertama Jumat dengan 12,45 poin.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
IHSG Diramal Bangkit Hari Ini
20 Agustus 2026 pukul 06.15 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS, BULL, hingga RMKE
20 Agustus 2026 pukul 08.45 · Baca aslinya ↗
Rekomendasi Saham Hari Ini: AMMN, BUMI, hingga UNVR
21 Agustus 2026 pukul 08.50 · Baca aslinya ↗
IHSG Lanjut Menguat, Pagi Ini Dibuka Naik 0,38%
21 Agustus 2026 pukul 09.02 · Baca aslinya ↗
IHSG Lanjutkan Reli, Sesi I Menguat 0,52% ke Level 6.535
21 Agustus 2026 pukul 12.45 · Baca aslinya ↗
kumparan
IHSG Dibuka Naik 0,38%, Rupiah Menguat ke Rp 17.748 per Dolar AS
21 Agustus 2026 pukul 09.03 · Baca aslinya ↗