Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Naik 1% dan Saham Haji Isam Melonjak di Tengah Rumor Akuisisi BYAN

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka kuat naik lebih dari 1% hingga level 6.466 pada perdagangan Selasa (18/8/2026), didorong oleh lonjakan sektor energi hingga 7,33%. Lonjakan ini sebagian dipicu oleh kenaikan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang melonjak hingga Rp17.250 setelah muncul rumor akuisisi 62% sahamnya oleh Jhonlin Group yang dikendalikan pengusaha Haji Isam. Lonjakan BYAN memberikan kontribusi terbesar sebesar 51,45 poin terhadap IHSG, sementara saham energi lain seperti PTRO, VKTR, dan ENRG juga mendukung penguatan indeks.

Saham-saham terafiliasi Haji Isam melalui Jhonlin Group menguat tajam pada hari yang sama. Warta Ekonomi melaporkan bahwa saham JARR melonjak 24,88% ke Rp2.510, TEBE naik 23,27% ke Rp1.695, PGUN naik 19,93% ke Rp9.175, FAST naik 10,88% ke Rp530, dan PACK naik 8,78% ke Rp324. BYAN sendiri dilaporkan menguat 18,06% atau 2.600 poin menjadi Rp17.000 menurut Warta Ekonomi, sementara CNBC Indonesia melaporkan kenaikan lebih besar sebesar 20% hingga Rp17.250. Kedua sumber menyebutkan rumor akuisisi 62% saham BYAN, meskipun persentase dan nilai kenaikan saham BYAN berbeda antar laporan.

Haji Isam didampingi Low Tuck Kwong dan Norman Joesoef dalam kunjungan ke tambang BYAN di Kutai Kartanegara pada Sabtu (15/8/2026). PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dijadwalkan menggelar RUPSLB pada Senin, 21 September 2026, meski belum ada konfirmasi resmi terkait akuisisi BYAN.

Menurut tiap media