IHSG Rontok Setelah Aturan Harga Minimum Rp1, Penutupan dan Rekomendasi Saham Berbeda
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada dua sesi perdagangan berturut-turut setelah pemerintah mulai menerapkan batas harga saham minimum Rp1. Pada Senin (28/9), IHSG melemah 0,97 persen atau 60,45 poin, menutup di level 6.181. Penurunan ini terjadi di pasar reguler dan pasar tunai, dengan 496 saham terkoreksi, 193 menguat, dan 102 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.836,357 triliun dengan volume perdagangan mencapai 23,38 miliar saham atau nilai transaksi Rp6,41 triliun.
Pada Selasa (29/9), IHSG ditutup melemah 0,43% ke level 6.121,70. Penurunan ini didorong oleh tekanan dari saham GOTO yang turun 13,95%, sekaligus penguatan sektoral yang tidak merata. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp536,70 miliar di pasar reguler dan Rp777,18 miliar di seluruh pasar. Secara sektoral, tujuh dari 11 sektor berakhir di zona merah, dengan sektor Technology mengalami penurunan terdalam sebesar 3,37%.
Di pasar AS, Dow Jones turun 0,26%, S&P 500 terkoreksi 0,17%, dan Nasdaq melemah 0,09%. Perbedaan antar media terlihat pada angka penurunan IHSG dan level penutupan, dengan CNN Indonesia melaporkan penurunan lebih besar dan level penutupan lebih tinggi dibandingkan CNBC Indonesia.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
IHSG Rontok ke 6.181 usai Batas Harga Saham Minimum Rp1 Berlaku
28 September 2026 pukul 12.20 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
IHSG Ditutup 0,43%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini
30 September 2026 pukul 08.55 · Baca aslinya ↗