Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG turun pada perdagangan Selasa, berbagai saham mengalami koreksi

IHSG turun 1,08 persen menjadi 6.081 pada perdagangan Selasa (29/9), dibuka melemah dari 6.118. Penurunan dipicu setelah BEI menghapus batas harga terendah saham dari Rp50 ke Rp1. Sebanyak 437 saham terkoreksi, 134 menguat, dan 142 stagnan. Volume perdagangan mencapai 4,14 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,32 triliun. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan tren penurunan, berpotensi menguji area 6.088-6.111. Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyatakan IHSG berisiko melanjutkan penurunan menuju area 6.015-6.029 jika tekanan jual terus. BEI membantah perubahan batas harga memberi tekanan signifikan pada IHSG, menyebut bobot saham dengan harga Rp50 hanya 1,91 persen dari total kapitalisasi pasar Rp10.717,854 triliun. Berbeda dengan laporan CNN Indonesia, SINDOnews menyatakan IHSG turun 0,43 persen ke level 6.121 dengan 315 saham menguat, 391 melemah, dan 257 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp13 triliun dengan volume 36 miliar saham. Semua indeks unggulan melemah: LQ45 turun 0,60% ke 608, JII 0,55% ke 363, IDX30 0,57% ke 337, MNC36 0,07% ke 265. Tujuh sektor melemah meliputi energi, konsumer non-siklikal, properti, bahan baku, transportasi dan logistik, kesehatan, serta teknologi. Empat sektor hijau: konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, dan industri. SEMA, IFSH, dan SOSS paling naik masing-masing 24,85%, 24,80%, dan 24,77%. Reksa dana ETF IDX30 turun 15%, DSFI 15%, RISE 14,79%.

Menurut tiap media