Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pergerakan IHSG Periode 30 September hingga 2 Oktober 2026

IHSG mengalami fluktuasi signifikan selama periode 30 September hingga 2 Oktober 2026. Pada Rabu (30/9), indeks dibuka bervariasi; CNBC Indonesia mencatat kenaikan 0,27% ke 6.138,5, sementara SINDOnews melaporkan koreksi 0,06% ke 6.118. Kumparan mencatat penguatan sesi I sebesar 0,15% ke 6.130,89. Namun, perdagangan Rabu ditutup melemah 0,83% ke level 6.071,13 menurut Warta Ekonomi dan CNN Indonesia. Penurunan ini dipicu sentimen pasar saham AS, kenaikan yield US Treasury, serta penurunan harga minyak Brent menjadi US$102 per barel.

Pada Kamis (1/10), IHSG sempat dibuka menguat tipis ke level 6.018 menurut SINDOnews, namun CNBC Indonesia melaporkan indeks anjlok 1,02% ke level 6.009,50 akibat kabar reshuffle Kabinet Merah Putih. Tren berbalik positif pada Jumat (2/10), di mana IHSG ditutup menguat 0,46% ke level 6.036,89. Penguatan akhir pekan ini didorong oleh sektor energi, konsumer primer, teknologi, dan finansial, serta dipengaruhi data ketenagakerjaan AS dan inflasi Zona Euro.

Menurut tiap media