Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Indikasi Abu Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Ratusan Penerbangan Terdampak

Indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026) menyebabkan penutupan sementara beberapa bandara di Indonesia. AirNav Indonesia menutup tiga bandara berdasarkan NOTAM: Bandara Soekarno-Hatta (01.30–13.30 WIB), Bandara Halim Perdanakusuma (07.00–14.00 WIB), dan Bandara Radin Inten II (07.00–14.00 WIB). Penutupan ini berdampak pada 459 penerbangan, dengan 301 penerbangan terdampat di Bandara Soekarno-Hatta, 23 penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, dan 12 penerbangan di Bandara Radin Inten II, serta 277 penerbangan di bandara lain.

AirNav Indonesia memperbarui informasi penutupan melalui NOTAM A3346/26 untuk Soekarno-Hatta, NOTAM A3347/26 untuk Halim, dan NOTAM B1125/26 untuk Radin Inten II. Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik, serta memperbarui informasi secara berkala untuk mendukung keselamatan penerbangan.

Sementara itu, Bandara Husein Sastranegara di Bandung juga ditutup mulai pukul 12.00–12.07 WIB berdasarkan NOTAM C1086/26, dengan estimasi pembukaan kembali pada pukul 16.00 WIB. Penutupan ini menambah daftar bandara yang terdampak, setelah sebelumnya lima bandara lain juga ditutup yaitu Pondok Cabe, Budiarto, dan tiga bandara yang sudah disebutkan sebelumnya. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya keselamatan penerbangan dan meminta seluruh maskapai mematuhi arahan operasional yang diberikan.

Menurut tiap media