Indonesia Pertimbangkan E50 untuk Hentikan Impor BBM, Program Bertahap dari E10 hingga E50
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia berpotensi menghentikan impor BBM jika menerapkan campuran bioetanol 50% (E50). Program ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan impor energi. Pemerintah akan mulai menerapkan E10 pada 2027, diikuti E20 pada 2028, hingga E50 pada tahap selanjutnya, dengan syarat produksi bioetanol dalam negeri yang memadai.
Penerapan E50 menggunakan bahan baku dalam negeri seperti tebu, singkong, dan jagang, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah. Tiga menteri telah disuruh menyiapkan lahan 2 juta hektare untuk produksi bioetanol sekaligus menyusun roadmap implementasi E50. Keberhasilan program biosolar B50 yang mengurangi impor solar menjadi bukti bahwa strategi serupa dapat diterapkan pada BBM bensin.
Konsumsi BBM nasional mencapai sekitar 40 juta kiloliter per tahun, terdiri dari 39 juta kiloliter solar dan 39-40 juta kiloliter bensin. Liputan6.com menyebutkan konsumsi bensin sebagai 39-40 juta kiloliter, sementara CNBC Indonesia tidak memberikan angka spesifik untuk konsumsi bensin.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Indonesia Bisa Setop Impor BBM Kalau Pakai E50, Bahlil Mulai Susun Peta Jalan
21 September 2026 pukul 14.15 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Jika Wujudkan BBM Bioetanol 50% (E50), RI Bisa Bebas Impor Bensin!
21 September 2026 pukul 17.25 · Baca aslinya ↗