Indonesia tekankan ketahanan nasional sebagai fondasi ketahanan global di PBB
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono dalam Sidang Umum PBB ke-81 menyampaikan bahwa ketahanan nasional menjadi pondasi untuk ketahanan global dan multilateralisme. Indonesia menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan kesehatan untuk mewujudkan masa depan yang terjamin bagi rakyat. Ketahanan nasional dilengkapi oleh penghargaan terhadap keberagaman suku bangsa melalui demokrasi dan dialog, sekaligus komitmen terhadap hak asasi manusia. Indonesia berkontribusi pada Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 melalui upaya ini, sekaligun menyerukan solidaritas dunia dalam membangun ketahanan global.
Sugiono juga menekankan bahwa ketahanan nasional adalah fondasi utama bagi stabilitas kawasan dan ketangguhan sistem multilateral global. Indonesia memperkuat ketahanan melalui kemandirian pangan, energi, investasi SDM, serta menjaga persatuan dalam keberagaman bagi 280 juta penduduknya. Model ini diterapkan pada ASEAN untuk menjaga dialog di tengah kompetisi strategis.
Sugiono mendorong transformasi PBB agar lebih representatif dan efektif, dengan isu Palestina sebagai ujian nyata penegakan prinsip multilateralisme. Indonesia berkomitmen mendukung kemerdekaan Palestina melalui Solusi Dua Negara. Indonesia juga mencalonkan diri sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamantan PBB 2029–2030 dengan tema "Fostering Unity, Advancing Peace" untuk mendorong kerja sama konkret dan perdamaian dunia.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Indonesia tekankan pentingnya ketahanan nasional di Majelis Umum PBB
27 September 2026 pukul 06.20 · Baca aslinya ↗
kumparan
Di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Ketahanan Nasional Jadi Fondasi Ketahanan Global
27 September 2026 pukul 08.00 · Baca aslinya ↗