Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Industri Asuransi Indonesia Diapresiasi lewat Indonesia Best Insurance Award 2026

Warta Ekonomi Group menggelar Indonesia Best Insurance Award 2026 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, pada 30 September 2026 untuk mengapresiasi perusahaan asuransi yang menonjol dalam inovasi, tata kelola, dan perlindungan masyarakat. Acara ini menilai kinerja berdasarkan pertumbuhan aset, premi, solvabilitas, kualitas layanan, dan kemampuan mengelola risiko seperti siber, perubahan iklim, dan digitalisasi. CEO Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan, menyatakan bahwa penetrasi asuransi di Indonesia hanya mencapai 2,7% dari data OJK, jauh di bawah rata-rata ASEAN, sehingga menyisakan ruang pertumbuhan yang signifikan. Sementara itu, JPNN.com melaporkan bahwa acara ini juga digabungkan dengan Indonesia Best Social Development Award, tanpa menyebutkan angka penetrasi asuransi.

Menurut Warta Ekonomi, premi asuransi jiwa naik 7,76% YoY, namun premi asuransi umum dan reasuransi turun 3,04% menjadi Rp88,36 triliun. Dari 45 perusahaan asuransi jiwa, 49% berada di atas median pertumbuhan aset, dan 49% perusahaan asuransi umum juga mencatat pertumbuhan di atas median. JPNN.com tidak menyertakan data spesifik mengenai kenaikan atau penurunan premi ini. Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menekankan bahwa inovasi dan ketahanan tidak terpisahkan dalam transformasi digital, ancaman siber, dan perubahan iklim, serta menyebutkan peran AI sebagai penggerak percepatan bisnis risiko.

Sebanyak 36 perusahaan menerima penghargaan, termasuk 16 kategori asuransi jiwa, 17 kategori asuransi umum, satu reasuransi, dan pengakuan khusus. JPNN.com menyebutkan bahwa puluhan perusahaan dihargai atas kinerja, inovasi, dan komitmen layanan, tanpa menyebutkan jumlah tepat penerima penghargaan. Fokus utama penilaian meliputi transformasi digital, keamanan data, dan analisis teknologi sebagai kunci daya saing industri.

Menurut tiap media