Inovasi Tepung Singkong untuk Pemadam Kebakaran Hutan di Kaji Efektivitasnya
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti gagasan penggunaan tepung singkong sebagai bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang muncul setelah Presiden Prabowo Subianto meminta pengembangan bahan pemadam berbasis tepung ubi atau singkong. Mahfud menyatakan heran dengan informasi tersebut, tetapi membuka untuk diuji efektivitasnya. Pemerintah akan menguji tepung singkong melalui helikopter atau pesawat jika terbukti efektif. Dalam rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satgas Karhutla Provinsi Sumatra Selatan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan adanya inovasi bahan pemadam api berbasis tepung ubi atau singkong. Inovasi tersebut merupakan temuan anggota Babinsa TNI di Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Tepung ini diklaim mampu memisahkan unsur yang mendukung proses pembakaran, sehingga dapat mencegah dan memadamkan api pada tahap awal. Presiden Prabowo Subianto menyambut baik ide tersebut dan langsung menyetujui serta menginstruksikan jajarannya untuk memproduksi tepung ubi dalam skala besar serta segera mengajukan anggaran produksinya demi mendukung riset dan uji efektivitas. Menurut Mahfud, jumlah tepung yang dibutuhkan cukup besar, yakni sekian puluh kali lipat dari luasan hutan yang terbakar. Hingga 18 Agustus 2026, kebakaran hutan dan lahan sudah menjalar di luas area 202.000 hektar.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Mahfud MD Heran Karhutla Bisa Dipadamkan dengan Tepung Singkong
26 Agustus 2026 pukul 14.00 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Mahfud MD: Aneh, Tapi Tepung Singkong Bisa Padamkan Karhutla
26 Agustus 2026 pukul 19.30 · Baca aslinya ↗
Prediksi Tepung Singkong yang Dibutuhkan untuk Padamkan Kebakaran Hutan
26 Agustus 2026 pukul 20.00 · Baca aslinya ↗