Insiden Keracunan Makan Bergizi Gratis di Beberapa Wilayah
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Rangkaian insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di beberapa lokasi. Di SMKN Yogyakarta, 413 siswa, guru, dan karyawan mengalami gejala keracunan pada Rabu (16/9) setelah mengonsumsi menu nasi putih, ayam gongso, tempe crispy, tumis labu siam, wortel, dan pisang. Ayam gongso diduga tidak matang sempurna, menyebabkan satu orang berobat ke Puskesmas Gamping dengan gejala perut melilit selama dua hari. Pihak sekolah dan SPPG Sleman Depok Caturtunggal 3 menghentikan distribusi tambahan pada Kamis (17/9), meski belum ada laporan serupa dari sekolah lain pengguna SPPG tersebut.
Sementara itu, di SMKN 1 Boyolangu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung merekomendasikan penghentian sementara operasional SPPG Pakisrejo 1. Mayoritas korban mengeluhkan mual, nyeri perut, dan diare yang muncul malam hari atau lebih dari lima jam setelah konsumsi. Dinkes telah mengamankan sampel makanan, air, dan feses untuk uji laboratorium di BBTKLPP Surabaya. Di sisi lain, BGN DIY memberikan teguran keras kepada pegawai pengawas keuangan SPPG Dlingo di Bantul yang viral karena mengolok-olok korban keracunan program MBG.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
413 Siswa, Guru hingga Karyawan SMK di Yogya Diduga Keracunan MBG
18 September 2026 pukul 17.19 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Dinkes Minta SPPG Disetop Seusai Insiden Keracunan MBG di SMKN 1 Boyolangu
19 September 2026 pukul 15.03 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
BGN Jogja Tegur Keras Pegawai SPPG Bantul yang Olok-Olok Korban Keracunan
19 September 2026 pukul 22.45 · Baca aslinya ↗