Iran Peringatkan Korea Selatan Terkait Keterlibatan Militer AS di Selat Hormuz
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Iran memperingatkan Korea Selatan agar tidak terlibat dalam operasi militer AS di Selat Hormuz. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan melalui juru bicaranya Esmaeil Baghaei bahwa keterlibatan militer Korea Selatan akan dianggap sebagai dukungan langsung terhadap agresi AS dan akan berdampak serius. Iran juga meminta Seoul tidak tunduk pada tekanan AS.
Pakar politik Iran, Mohammad Marandi, menambahkan bahwa jika Korea Selatan ikut serta, Iran berpotensi menghancurkan aset militernya di Timur Tengah, termasuk di Kuwait, Qatar, atau Bahrain. Marandi menilai kontribusi Korea Selatan sebagai tidak signifikan dan menekankan risiko ekonomi yang lebih besar dibandingkan manfaatnya. Ia menyebutkan bahwa 61% minyak mentah dan 54% nafta impor Korea Selatan melewati Selat Hormuz.
Pemerintah Korea Selatan belum mengambil keputusan akhir mengenai kontribusi militer apa pun. Beberapa hari sebelumnya, pemerintah Seoul menyatakan sedang mempertimbangkan dukungan terhadap upaya keamanan AS, namun menegaskan hal ini tidak akan mengganggu kesiapan militernya sendiri. Konflik di Selat Hormuz masih berlanjut meski gencatan senjata AS berakhir pada April, dengan Iran mewajibkan kapal-kapal asing meminta izin sebelum melintas.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Iran Ancam Korea Selatan Jika Gabung Pasukan AS di Selat Hormuz
7 September 2026 pukul 13.49 · Baca aslinya ↗
VOI
Iran Peringatkan Korea Selatan Agar Tidak Terlibat Konflik di Selat Hormuz
7 September 2026 pukul 19.00 · Baca aslinya ↗