Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Israel Serbu dan Kuat Pasukannya di Fasilitas UNRWA Qalandia, PBB dan Parlemen Arab Kecam

Pada Selasa (25/8), pasukan keamanan Israel memasuki secara paksa Puset Pelatihan Qalandia milik UNRWA di Yerusalem Timur yang didudoki. Menurut laporan UNRWA, lebih dari 50 personel Israel dan empat kendaraan lapis baja memasuki lokasi pada pukul 10.00 pagi waktu setempat, saat 20 anggota staf sedang berada di tempat. Ini merupakan kali kelima otoritas Israel memasuki pusat tersebut tanpa izin sejak Bulan Mei. Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir turun langsung dalam operasi ini dan menyatakan tidak ada tempat bagi UNRWA di Yerusalem dan Israel. Pemerintah Kota Yerusalem juga mengirimkan tim teknis untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan dan renovasi sebagai persiapan menerima siswa. UNRWA menyatakan bahwa fasilitas ini menyediakan pelatihan kejuruan bagi sekitar 270 siswa Palestina dalam 16 bidang kejuruan, dengan jumlah lulusan antara 250 hingga 300 siswa setiap tahunny. Renana pemerintah kota untuk mengembangkan kompleks pendidikan di lokasi ini akan mengharuskan pembongkaran sebagian besar bangunan yang ada.

Parlemen Arab mengutuk keras penyerangan ini sebagai pelanggaran terhadap imunitas PBB dan serangan langsung terhadap institusi internasional. Mereka mendesak Dewan Keamantan PBB untuk mengambil tindakan hukum yang mengikat guna menghentikan serangan terhadap fasilitas PBB dan memastikan akuntabilitas. Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mengecam tindakan pasukan keamanan dan kendaraan lapis baja Israel yang memasuki secara paksa pusat tersebut.

Sementara itu, otoritas Israel juga mengganti nama-nama Arab di Yerusalem yang didudoki dengan nama Ibrani, seperti mengganti Bab al-Amoud (Gerbang Damaskus) menjadi Old Gate. Pemerintahan Wilayah Yerusalem menyatakan perubahan ini bagian dari kebijakan untuk mengubah identitas kota dan menghapus warisan Arab, Islam, dan Kristen. Para pejabat Palestina menilai langkah ini sebagai upaya mengakhiri pengakuan atas sejarah berbeda.

Menurut tiap media