Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Istana Jelaskan Alasan Gambar Prabowo Berkibar di Udara pada HUT ke-81 RI

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pengibaran gambar Presiden Prabowo Subianto di udara pada peringatan HUT ke-81 RI di kawasan istana di Jakarta. Aksi itu disebut sebagai bentuk ungkapan terima kasih dari TNI atas komitmen Prabowo dalam memperkuat dan memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional, baik selama menjabat Menteri Pertahanan periode 2019-2024 maupun saat ini sebagai Presiden. Satu pemberitaan menambahkan bahwa peningkatan alutsista terjadi sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan di bawah Presiden Jokowi pada 2019 hingga 2024, dan terus ditingkatkan setelah menjadi Presiden.

Pengibaran dilakukan melalui atraksi terjun payung Victory Jump. Terdapat perbedaan rincian antar pemberitaan. Satu sumber menyatakan atraksi dilakukan dari ketinggian 10.000 kaki oleh 17 prajurit gabungan Kopassus TNI AD dan Polri menggunakan pesawat CN-295, serta dimeriahkan penerbangan jet tempur Dassault Rafale, di Istana Kepresidenan Jakarta. Sumber lain menyebut ketinggian sekitar 10 ribu kaki oleh prajurit Kopassus di kawasan Istana Merdeka, Jakarta, sebagai bagian rangkaian upacara detik-detik Proklamasi, tanpa menyebutkan angka 17 prajurit, keterlibatan Polri, pesawat CN-295, maupun jet Rafale. Istilah objek yang dikibarkan juga berbeda: satu sumber menyebut bendera raksasa atau spanduk raksasa, sumber lain menyebut baliho. Menurut satu sumber, Prasetyo menekankan aksi terjun payung itu tidak mudah dan patut diapresiasi.

Satu sumber juga mengutip Prasetyo bahwa penguatan alutsista, selain untuk pertahanan negara, terbukti efektif membantu operasi kemanusiaan dan penyaluran logistik bencana alam dengan cepat di berbagai wilayah, seperti bencana di Sumatra dan gempa bumi di NTT. Sumber lain tidak menyinggung manfaat operasi kemanusiaan tersebut.

Menurut tiap media