Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Jawa Tengah Raih Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026

Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Berkinerja Terbaik 2026 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Penghargaan ini diserahkan kepada Gubernur Ahmad Luthfi dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia di Jakarta. Prestasi ini diraih berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, BUMD, dinas-dinas terkait, Bank Indonesia Jateng, dan stakeholder lain dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat.

Inflasi Jawa Tengah pada Agustus 2026 mencatat 3,08 persen (yoy), lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 3,19 persen. Kolaborasi ini turut mendukung stabilitas harga bahan pokok melalui intervensi terpadu di pasar.

Pada sektor pertanian, luas panen padi Jawa Tengah pada 2025 mencapai 1,67 juta hektar, meningkat 7,73 persen dari tahun 2024. Produksi gabah giling mencapai 9,3 juta ton, setara dengan 5,35 juta ton beras, menyumbang 15,6 persen kebutuhan pangan nasional. Produksi jagung juga meningkat 13,37 persen menjadi 2,75 juta ton, menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi tertinggi di Pulau Jawa. Program intervensi meliputi perbaikan 108 daerah irigasi, 5.400 pompa, penanganan banjir, penguatan pola tanam, dan ketersediaan benih. Di sisi hilir, dilakukan perkuatan rantai pasok melalui supply chain champion, Gerakan Pangan Murah sebanyak 1.053 kali, penguatan 368 kios pangan, dan subsidi pangan senilai Rp5,135 miliar. Indeks ETPD Jateng mencapai 97,58 pada 2025, naik dari 96,25 pada 2024, dan merajut Peringkat II Championship P2DD 2025.

Menurut tiap media