Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Jenazah Kru Kapal Arupadhatu 1 Ditemukan, Tujuh Orang Masih Hilang Usai Kecelakaan Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jenazah Surakman, kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda sejak 7 September 2026, ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan DNA oleh Tim DVI Pusdokkes Polri, dengan ciri fisik tinggi 163 cm, sekitar 50 tahun, dan mengenakan celana pendek hitam. Surakman teridentifikasi sebagai ayah dari Yayat, salah satu korban jurnalis yang hilang. Jenazah akan dikirim dari Bengkulu ke Banten pada 24 September 2026 untuk dimakamkan di TPU Ki Demang Carita sesuai kesepakatan keluarga.

Sementara itu, tujuh orang masih belum ditemukan, termasuk lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu. DPR melalui Wakil Ketuanya Cucun Ahmad Syamsurijal mendorong Basarnas membuka operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kembali untuk mencari para korban yang masih hilang, meski operasi SAR biasanya memiliki batasan waktu sesuai standar operasional prosedur (SOP). Upacara doa bersama untuk keselamatan korban telah dilakukan oleh jurnalis di Semarang pada 16 September 2026.

Perbedaan melaporkan terdapat pada jumlah korban dan lokasi temuan jenazah. JawaPos melaporkan jenazah akan diterbangkan dari Bengkulu ke Banten, sementara SINDOnews melaporkan jenazah ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Kedua sumber setuju bahwa lima jurnalis dan dua awak kapal masih hilang, dengan tambahan satu pemandu yang belum ditemukan.

Menurut tiap media