Jepang Akhiri Bantuan Pemadaman Karhutla di Kalimantan, Pengakuan oleh Sjafrie
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Pemerintah Jepang resmi mengakhiri dukungan operasi pemadaman karhutla di Kalimantan pada 29 September 2026. Pengakhiran ini diinstruksikan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi setelah bantuan militer Jepang berhasil mencegah ekspansi kebakaran. Kunjungan langsung Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin ke Pelabuhan Kijing, Mempawah, menjadi latar perayaan pengakhiran misi. Dalam upacara di atas kapal JS Kunisaki 4003, Sjafrie menganugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada personel JSDF sebagai pengakuan atas kontribusi dalam penanggulangan kebakaran. BNPB mencatat karhutla di 6 provinsi turun dengan sisa lahan terbakar sebesar 96,07 hektare.
Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) mengakhiri misi bantuan pemadaman karhutla di Kalimantan Barat pada Selasa, 29 September 2026. Setelah lebih kurang 2 minggu, 3 helikopter Chinook Jepang beroperasi di Kalimantan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas. Pemerintah Indonesia mengapresiasi bantuan Jepang sekaligus menyampaikan terima kasih atas dukungan diplomasi pertahanan bilateral. Hasil kerja sama menunjukkan keberhasilan mencegah penyebaran kebakaran pada beberapa titik, sementara penanganan sisa dapat dilakukan mandiri oleh Satgas Nasional (TNI, Polri, BPBD, BNPB, relawan). Kementerian Pertahanan Indonesia menekankan pentingnya solidaritas dan semangat saling membantu antarnegara dalam menghadapi bencana.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah masih belum terkendali. Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Berton Panjaitan menyatakan bahwa jumlah lahan belum selesai dipadamkan mengalami kenaikan sebesar 14 hektare di Kalimantan Tengah dibandingkan hari sebelumnya. Upaya pemadaman masih dilakukan melalui operasi darat dan udara. Hingga saat ini, BNPB telah mengerahkan 58.918 personel dan 54 unit helikopter di enam provinsi prioritas. Tiga pesawat Chinook dari pemerintah Jepang telah selesai misinya dalam membantu penanganan kebakaran. Situasi di beberapa provinsi lain mulai membaik dengan beberapa area berhasil padam. BNPB akan terus mengoptimalkan operasi terpadu untuk memadamkan titik api yang masih aktif, terutama di lahan gambut dan wilayah berpotensi kebakaran lainnya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
JawaPos
Sudah 2 Minggu di Kalimantan, Jepang Sudahi Misi Bantuan Pemadaman Karhutla di Indonesia
30 September 2026 pukul 20.15 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Kebakaran Hutan Meluas di Kalbar dan Kalteng
1 Oktober 2026 pukul 20.05 · Baca aslinya ↗