Jokowi Dapat Perhatian Anwar Ibrahim dan Xanana Gusmao dalam Dua Hari Berturut-turut
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat perhatian dari dua pemimpin negara tetangga dalam rentang waktu dua hari. Pada Jumat (4/9/2026), Jokowi bertemu Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao di Solo. Kunjungan tersebut sekitar 2 jam, membahas peluang kerja bagi generasi muda serta pengembangan ekonomi kedua negara. Xanana menyampaikan terima kasih atas kontribusi Jokowi serta menyatakan bahwa Jokowi 'ada di hati rakyat Timor Leste'.
Dua hari kemudian, pada Minggu (6/9/2026), Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menghubungi Jokowi melalui telepon. Anwar menyampaikan solidaritas Malaysia terkait bencana gunung berapi di Indonesia serta menghargai sejarah dan budaya bersama. Ia meminta maaf karena tidak sempat bertemu langsung saat berada di Penang. Jokowi menyampaikan terima kasih dan menegaskan pentingnya menjaga persahabatan Indonesia-Malaysia untuk kesejahteraan rakyat kedua negara.
Kedua pertemuan ini menunjukkan bahwa komunikasi Jokowi dengan pemimpin negara tetangga masih berlangsung meski telah selesai masa jabatan sebagai Presiden RI. Media Indonesia menyebut bahwa Anwar menekankan hubungan yang lebih luas daripada sekadar hubungan diplomatik, menggambarkan Malaysia dan Indonesia sebagai bangsa serumpun yang diikat sejarah, budaya, dan persaudaraan. Jokowi sendiri menyatakan hal yang sama lewat akun Instagram resminya, menyoroti bahwa hubungan Indonesia-Malaysia lebih dari sekadar dua negara negara tetangga. Perbedaan tidak signifikan dalam klaim atau angka antara media, semua menyatakan komunikasi tersebut terjadi pada tanggal yang sama dan membahas solidaritas serta sejarah bersama antara kedua negara.}
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Dua Hari Beruntun, Jokowi Dapat Perhatian dari Anwar Ibrahim dan Xanana Gusmao
7 September 2026 pukul 07.02 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi, Sampaikan Solidaritas untuk Indonesia
7 September 2026 pukul 10.55 · Baca aslinya ↗