Kabut Asap Kalimantan Memaksa Penutupan Sekolah di Malaysia, DPR Soroti Penanganan Cepat
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
108 sekolah di Serian, Sarawak, Malaysia ditutup sementara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Penutupan dilakukan sesuai Rencana Aksi Kabut Nasional ketika Indeks Pencemangan Udara (API) mencapai 200. Pemerintah melanjutkan Pembelajaran dan Pengajaran Berbasis Rumah (PdPR) untuk mencegah gangguan pada aktivitas belajar siswa. Pada pukul 16.00, dua wilayah mencatat API sangat tidak sehat yaitu Tebedu (212) dan Serian (202), sementara 11 wilayah lain berada dalam kategori tidak sehat.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan titik panas karhutla di Kalimantan yang menyebabkan kabut asap menyebar ke Singapura dan Malaysia. Berdasarkan data BNPB, Kalimantan Tengah mendominasi dengan 767 titik hot spot, diikuti Kalimantan Barat 560 titik. Puan meminta pemerintah segera membentuk zona operasi prioritas, menambah personel dan infrastruktur pemadaman, serta menyiapkan penampungan darurat bagi masyarakat terdampak.
API nol hingga 50 menunjukkan udara baik, 51 hingga 100 sedang, 101 hingga 200 tidak sehat, 201 hingga 300 sangat tidak sehat, dan di atas 300 berbahaya. Sejak 1 Agustus, kualitas udara di Sarawak mengalami peningkatan. Puan juga menekankan perlunya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran dan pemantauan kualitas udara secara berkala.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
108 Sekolah di Malaysia Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla dari Kalimantan
20 Agustus 2026 pukul 15.09 · Baca aslinya ↗
kumparan
Puan Soroti Singapura-Malaysia Protes Karhutla Kalimantan, Minta Ditangani Cepat
22 Agustus 2026 pukul 02.59 · Baca aslinya ↗