Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kabut Asap Karhutla Banjarbaru Ganggu Penerbangan dan Undur Jam Sekolah

Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyelimuti kota sejak pagi hari Rabu (19/8/2026), menyebabkan jarak pandang hanya 5 hingga 10 meter. Dampaknya meluas ke berbagai sektor. Di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, 12 penerbangan terdampak keterlambatan, termasuk empat penerbangan kedatangan dan delapan keberangkatan dari maskapai seperti Citilink, Super Air Jet, Wings Air, dan Lion Air. General Manager Bandara, Stephanus Millyas Wardana, memastikan seluruh penerbangan telah lepas landas. Pihak bandara menyarankan penumpang tiba tiga jam sebelum keberangkatan dan mengimbau masyarakat menggunakan masker serta mencuci tangan rutin.

Kabut asap juga memaksa Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru untuk menundakan jam masuk sekolah mulai pukul 09.00 WITA pada Kamis (20/8/2026), berlaku untuk jenjang PAUD-TK, SD, dan SMP. Kepala Dinas Pendidikan Abdul Basid menekankan proses belajar mengajar tetap berjalan. Orang tua dilaporkan memaksa anak-anak mengenakan masker dan membatasi aktivitas di luar rumah. Salah seorang orang tua, Firman, melaporkan adanya batuk dan sesak napas pada anaknya.

Kepala Dinas Pertanian Kalsel, Syamsir Rahman, mengimbau warga dan pengguna jalan untuk mengenakan masker karena kondisi udara sudah berbahaya. Pengendara disarankan memperhatikan jarak pandang terbatas dan berkendara dengan hati-hati. Salah seorang pengguna jalan, Hendra, mengaku memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari kecelakaan.

Menurut tiap media