Kabut Asap Karhutla Ganggu Operasional Bandara Supadio, 73 Penerbangan Ditunda
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan gangguan operasional serius di Bandara Internasional Supadio selama tiga hari, dari Sabtu (12/9) hingga Senin (14/9). Jarak pandang berkurang drastis hingga mencapai titik terendah 300 meter, sehingga 73 penerbangan terpaksa ditunda atau dijadwalkan ulang. Operasional penerbangan mengalami penurunan signifikan, dengan hanya 11 penerbangan pada Sabtu dan 9 penerbangan pada Minggu yang berhasil beroperasi.
Menurut Liputan6.com, pada Senin (14/9) masih terdapat beberapa penerbangan yang beroperasi meskipun dengan kondisi yang sangat terbatas. Sedangkan JPNN.com melaporkan bahwa tidak ada penerbangan sama pun yang beroperasi pada Senin tersebut. Perbedaan ini menunjukkan variasi dalam pelaporan operasional harian.
Pihak bandara memprioritaskan keselamatan penerbangan dan bekerja sama dengan maskapai, AirNav Indonesia, dan BMKG melalui skema Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) untuk pembaruan informasi real-time. Untuk menangani penumpang yang terdampak, pengelola bandara menambah personel di area check-in dan ruang tunggu, serta membagikan masker, makanan ringan, dan air minum kepada pengguna jasa.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Diselimuti Asap Karhutla, 73 Penerbangan di Supadio Ditunda
14 September 2026 pukul 12.45 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Gegara Kabut Asap Karhutla, 73 Penerbangan di Bandara Supadio Ditunda
14 September 2026 pukul 14.00 · Baca aslinya ↗