Kabut Asap Karhutla Riau dan Jambi Mencekok, Pekanbaru Adakan Salat Istisqa
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Pekanbaru dan Jambi. Di Pekanbaru, konsentrasi PM2.5 mencapai 318,0 µg/m³ pada Senin, 24 Agustus 2026, masuk kategori berbahaya sejak pukul 20.00 WIB. Analisis satelit menunjukkan 4.492 titik hotspot di Riau sejak Januari hingga Agustus 2026, dengan 1.083 di Agustus. Di Jambi, kabut asap terlihat di Simpang Rimbo dan Kantor Gubernur pada Selasa, 25 Agustus 2026, dengan kualitas udara mencapai 183 AQI US dan PM2.5 sebesar 101 µg/m³. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat 376 kasus ISPA sejak awal Agustus 2026. Presiden Prabowo Subianto menanggapi dengan menambah tiga unit helikopter water bombing dan 200 pompa air. Pemerintah Kota Pekanbaru mengadakan Salat Istisqa serentak se-Kota pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB, untuk memohon hujan dan mendukung petugas pemadam api. Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan bahwa kabut asap di Pekanbaru juga terbawa dari wilayah lain termasuk provinsi tetangga. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan melaporkan kebakaran melalui TRC 112 Pekanbaru AMAN.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Kualitas Udara Pekanbaru di Level Berbahaya
24 Agustus 2026 pukul 22.55 · Baca aslinya ↗
kumparan
Asap Karhutla Selimuti Kota Jambi dan Sekitarnya, Jarak Pandang Makin Menipis
25 Agustus 2026 pukul 17.06 · Baca aslinya ↗
Pekanbaru Bersujud Memohon Hujan, Doakan Keselamatan Petugas Pemadam Api se-RI
26 Agustus 2026 pukul 10.05 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Pekanbaru Bersujud Memohon Hujan, Doakan Keselamatan Petugas Pemadam Api
25 Agustus 2026 pukul 22.01 · Baca aslinya ↗