Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

KADIN: Pariwisata Indonesia Fokus pada Konversi Potensi jadi Pertumbuhan Ekonomi

James Riady, Wakil Ketua Umum Koordinator KADIN Indonesia, menyatakan bahwa tantangan utama pariwisata Indonesia bukan pada kurangnya destinasi wisata, melainkan pada kemampuan mengkonversi kekayaan alam dan budaya menjadi kunjungan wisatawan, belanja, investasi, dan lapangan kerja. Dalam sebuah forum yang dihadiri perwakilan 67 negara, Riady menekankan pentingnya investasi jangka panjang pada infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, serta perbaikan tata kelola regulasi pertanahan dan perizinan untuk meningkatkan daya saing pariwisata secara global.

Menurut berbagai sumber, Indonesia dilengkapi dengan beragam sumber daya alam seperti pantai, laut, gunung berapi, hutan, serta kekayaan budaya dan kuliner yang belum optimal dalam menarik wisatawan. Riady menegaskan bahwa keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari tingkat pengeluaran, durasi tinggal, investasi, pembuatan lapangan kerja, dan kunjungan berulang. Potensi pariwisata perlu tersebar ke seluruh daerah, bukan hanya terpusat di Jakarta dan Bali.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, pembangunan pariwisata harus dilakukan melalui penguatan ekosistem yang menghubungkan destinasi dengan transportasi, akomodasi, promosi, dan layanan berkualitas. Upaya peningkatan konektivitas penerbangan, kapasitas hotel, kebersihan destinasi, dan konektivitas digital diharapkan dapat meningkatkan masa tinggal serta belanja wisatawan secara signifikan.

Menurut tiap media